Iklan
jump to navigation

Pertamax.. kanapa kok naik turun..? (naiknya banyak, turunnya sedikit) 7 Februari 2011

Posted by sijidewe in Berita.
trackback

Dear All..
Menyambung artikel ki Begawan Kolor Ijo mengenai pertamax yang di launching sore tadi. Disebutkan dalam artikel tersebut tentang teman-teman klub beliau yang harus menelan ludah sendiri karena semakin mahalnya pertamax, termasuk saya sendiri yang “pengennya” ngasih asupan kepada dua klangenan saya dengan asupan yang bergizi dan menyehatkan a.k.a pertamax karena selain kompresi agak tinggi juga biar sehat (awet, katanya.com).

Tapi akhir-akhir ini diresahkan dengan harganya yang makin hari kok makin membumbung tinggi saja (kaya layangan saja..). Padahal di tipi sering diiklankan untuk memakai pertamax.
Saya tanya ki begawan dalam blognya “kenapa kok pertamax harnya naik turun, padahal pertamina ngelola sendiri, ngambil dari laut / tanah sendiri kok harganya ngikuti dunia”.
“Hasil kilang sendiri kan diperdagangkan di pasar internasional, maklum minyak indonesiakan rendah belerang.. jadi diminati banyak negara, nah indonesia ngambil dari pasar singapore (tidak semua) terus harganya ikut banderol pasar dunia..he..he , maklum banyak orang “Pokil” di negeri kita :hammer: , tuh tandonnya Chemical Specialties LTD singapore guedii banget siap memasok kebutuhan minyak negara indonesia”, begitu jawab ki bagawan Kolor Ijo..
Hmm.. dari keterangan dari begawan tersebut saya sebagai orang awam menyimpulkan kalau minyak indonesia itu berkualitas bagus sehingga banyak diminati negara lain, mungkin karena itu banyak orang-orang di atas sono yang kepikiran “ngapain dipakai sendiri kalau dijual lebih menguntungkan (ndak tau yang untung siapa, kalau rakyat kayaknya malah buntung).”

Jadi kepikiran dengan UUD 45 yang dulu jaman SMP pernah disuruh menghafalkan buat ujian. kalau tidak salah (mohon koreksi bila salah)

Bab XIV
Kesejahteraan Sosial
Pasal 33
(1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan.
(2) Cabang Produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
Nah ini yang saya maksud :
(3) Bumi dan Air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya Oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Di point ke 3, sangat jelas disebutkan semua kekayaan alam untuk kesejahteraan rakyat termasuk minyak bumi.
Lha seharusnya dengan pikir bodon saya yang emang orang bodo, indonesia seharusnya bisa mengolah minyak sendiri tanpa harus terikat dengan pihak luar, dijual dengan harga sendiri pasti jatuhnya juga murah.
Demikian celoteh dari orang bodo, bagaimana tanggapan mas bro & sist semua..

(sumber gambar : pertamina, indomigas)

Post via email
Iklan

Komentar»

1. PB - 7 Februari 2011

nyobs pertamaxxx

Suka

snalpot99 - 7 Februari 2011

sayang mahal mas 😦

Suka

2. Mr_Long'S - 7 Februari 2011

casey terpaksa minum premium 😥

Suka

3. Rudy Soul - 7 Februari 2011

weleh,,,,sekarang ane tiap hari klo kerja naek mbak Vega saja,Mios sama Vario tecno di rumahkan saja….

Suka

4. nick69 ternyata fajar - 7 Februari 2011

Pertamaaax
Semoga turun di rentang 5rbuan

Suka

5. sijidewe aka snalpot99 - 8 Februari 2011

@mr_longs : wah di oplos coba bro biar ada rasa2 pertamaxnya dikit2 😀

@rudy : wah mbak vega ni yg buat bantingan. Vartechku jg angkrem drumah saja 😀

@nick : amiiiin… mudah2an ya nick, syukur2 4000an :mrgreen:

Suka

6. kilaubiru - 8 Februari 2011

bensin eceran… kadang2 minum solar *eh :mrgreen:

Suka

7. azizyhoree - 8 Februari 2011

(3) Bumi dan Air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya Oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

=======================================

tetap harus pakai 😦 dan seperti biasa, nyumpahin dirut + para pengontrol harga minyak, Kampret ! :mrgreen:

Suka

8. sijidewe aka snalpot99 - 8 Februari 2011

@kilau biru : bensin eceran a.k.a pertamini ya mas.. Ndak sekalian minyak tanah xixixi

@azizyhoree : ha..ha setubuh mas, setuju kulo nderek :mrgreen:

Suka

9. Tafri - 8 Februari 2011

Kalau presidennya masih Ir. Soekarno pasti tidak begini. Indonesia berdikari,kurangi impor pakai hasil bumi sendiri :mrgreen:

Suka

10. hayoo.. siapa ane..? - 8 Februari 2011

abis asik si naiknya.. tur.. males ah kaya pejabatnya gitu..

Suka

11. sijidewe aka snalpot99 - 8 Februari 2011

@tafri : sayang jaman telah berubah, msh inget dulu sblum 97 bensin lebih murah dr pada air mineral

@hayo siapa ane : pasti mbah occho 😀 memangnya gmana naiknya mbah kok asyik

Suka

12. Maskur - 8 Februari 2011

Bumi dan Air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai Oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran pemerintah serta anggota DPR serta Gayus

Suka

13. eynal - 8 Februari 2011

(3) Bumi dan Air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya Oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

rakyat yg mana dulu bro tp c kyanya bkn rakyat kecil kya ane yg cmn bisa beli pertamax kadang2 buat ikut berpartisipasi nolong negara yg ktanya demi meringankan beban negara kudu beli pertamax.. 😀

Suka

14. Triyanto Banyumasan - 8 Februari 2011
15. shinobi_013 - 8 Februari 2011

UUD sekarang cuma jadi pelajaran esde gan, jangan heran, lagian bos2 yang duduk di kursi empuk di atas juga ga pernah bener2 memihak sama rakyat ko, gw yakin 100%….ambil contoh, kebijakan pajak progresif, pajak makin mahal,tapi mana realisasi penggunaanya…tiap hari gw & Ninja RR gw masih harus offroad ngelibas jalanan model perang vietnam kalo mo berangkat kerja,…tiap hari jalanan makin semrawut, padahal gw udah jalan pagi2 banget ( masa gw harus berangkat jam 3 pagi biar lancar?? ),,mereka yang di atas cuma pura2 bego, pura2 tuli, pura2 ngurusin skandal artis2 ga penting, ngurusin proyek duit, bangun gedung kantor yang pake kolam renan & ada spa-nya biar makin fokus kerjanya ( alasan terbodoh yang pernah gw denger )……nasip rakyat lah

Suka

16. varioputiih - 8 Februari 2011

hehe, masuk kepentingan masing-masing individu+golongannya tuh 🙂

Suka

17. kang_ulid - 8 Februari 2011

revolusi… Revolusi…! Masak harus kyk th 66 n 98, bru pmerintah mendengar…

Suka

18. kang_ulid - 8 Februari 2011

semuanya tergantung pd kbijakan presiden… Dia tegas rakyat makmur, dia mlempem rakyat sengsara, ayo esbeye, bangkit! Jngn hanya curhat masalah gaji! Ente hanya ga naek gaji 7 th, liat kbwah, jutaan rakyatmu bkn hanya ga naek gaji tp ga pernah gajian!

Suka

19. satria merah - 8 Februari 2011

Rakyat hanya jadi sapi perah., 😦

Suka

20. abdullah - 8 Februari 2011

ya bgitunlan orang2 diatas pda mental kapitalis yang sudah seperti s*t*n, cba klo ptinggi negeri bsa menjalankan amanah sebagai kalifah psti hrga bahan bakar bkal kyak di Arab Saudi yang murmer…
semoga para petinggi bsa sadar sbelum didatangi malaikat Izroil a.k.a malaikat maut…
ohya dnger2 sih di Indonesia ada bnyak berkeliaran kartel mulai minyak bumi, cpo, dll…

Suka

21. sijidewe aka snalpot99 - 8 Februari 2011

@maskur : cocok mas, sesuai realita

@eynal : benar juga, rakyat yang mana dulu ya.. 🙂

@triyanto : orangnya yang sudah edan mas.. xixixi

@sinobi : sangad ironis mas.. uang jatah buat jalan mungkin udah jadi mobil sama gedung

@varioputih : padahal duidnya orang banyak tuh..

@kang_ulid : satuju kang.. masih banyak yang dibawah..

@satmer : betul..betul..betul

@abdullah : aminn.. ngeri ya gan..

Suka

22. lekdjie - 8 Februari 2011

UUDnya sepertinya dah diamandemen lo.

Suka

23. Sendal bolong - 8 Februari 2011

Nasib gan, kalo pemerintahan dipimpin oleh orang yang tidak amanah dan tidak berani mengambil keputusan yang memihak rakyat, hiks coba pemimpin negeriku ini mengaca pada model pemerintahan iran, wuihhhh saluuuut….!!!
Berani melawan sang pemilik kebijakan ganda.
*setiap pemimpin akan dimintakan pertanggung jawaban atas apa yang dipimpinnya.

Suka

24. Adam Kurniawan - 9 Februari 2011

Nice post n good blog sob…
Lanjut terus…
Ditunggu posting selanjutnya ya…

Jangan lupa juga kunjungan balik ya…
Dan kasi komennya ya sob di blog saya…
🙂

Suka

25. snalpot99 - 9 Februari 2011

@lekdji : lha yang baru gimana unine lek? apa seperti yang disebutkan mas imam maskur diatas..

@sendal bolong : setuju mas.. ntar biar tanggung masing2 di sana, tapi kita juga dimintai tanggung jawab lho 😀

@adam K : thx kunjungannya 🙂

Suka

26. Shark - 9 Februari 2011

PERTAMAX HARAM ! KARENA TERLALU MAHAL !

Suka

27. dre - 10 Februari 2011

cesyku sering tak kandangke, isin karo stiker pertamax only sing nempel neng buntut masa isi premium, beralih bike to work

Suka

28. Terry Putri Nilai Film Indonesia Butuh Komparasi | Alde Blog - 24 Februari 2011

[…] Pertamax.. kanapa kok naik turun..? (naiknya banyak, turunnya … […]

Suka

29. Mass Bro - 27 Oktober 2011

Pakai pertamax…. Kita Untung, Bangsa Buntung….:D

Suka


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: