Mendekati Lebaran, Awas marak Curanmor..!! [tips]

Bulan puasa yang seharusnya penuh berkah, tetapi juga banyak cobaan.  Ya.. sudah beberapa hari ini baca di Forum Perumahan tempat saya tinggal melaporkan beberapa kali motor hilang dalam hitungan hari. Terakhir tadi malam 13 Agustus 2011 dini hari, sebuah mio biru raib digondol si tangan panjang. Kemarin sore juga hampir tetapi keburu ketahuan, akan tetapi si maling sudah berhasil mengantongi SIM, KTP, STNK & uang 450 ribu. Lha kalau sampai motor digondol juga enak banget malingnya dapat motor ber STNK + uang bensin lagi :hammer: .  Beberapa hari yang lalu sudah tercatat ada Satria FU plat nomor belum turun, mio yang ditinggal hanya untuk ngambil belanjaan di ruang tamu, Tiger dan Ninja yang sedang ditinggal sebentar untuk mampir di warung.

Untuk itu supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kita harus extra melindungi tunggangan kita ini,ya sebagai salah satu bentuk ikhtiar :), Berikut beberapa tips yang saya lakukan :

1.   Jangan lupa kunci stang & aktifkan (tutup) SKS 🙂 (bagi yang kunci kontaknya ber-SKS), biarpun hanya ditinggal sebentar 2 menit untuk beli gorengan. SKS biarpun tidak menjamin 100% keamanan tetapi bisa untuk mengulur waktu & membuat keringetan si maling.

2.  Bila ditinggal untuk waktu yang agak lama, pasang kunci Gembok pada cakram.  Terutama motor yang pada kunci kontak tidak ada SKS nya.  Jangan memakai gembok cakram yang dijual dipinggir jalan, gampang dirusak.  Lebih baik pakai gembok Pintu/pagar.

3.  Bila ada uang lebih pasang alarm anti maling, hanya sebaiknya jangan memakai produk yang kualitas meragukan karena keawetannya belum terjamin, pengalaman pasang di Supra x 125, Konslet setelah 1 tahun.  (saat itu sekitar 1 minggu sebelum motor saya jual, ngambek mungkin 😀 ).

4.  Alternatif nomor 3, pasang saklar rahasia untuk memutus kelistrikan. Bisa menggunakan saklar on/off (saklar togel) yang biasa dipakai untuk rangkaian elektronik seperti radio atau amplifier.  Atau bisa menggunakan 2 atau 3 buah saklar rotari yang dipasang secara seri.

5.  Bila di rumah lebih baik masukkan motor ke dalam rumah.

6.  Untuk antisipasi lebih lanjut “jangan menaruh STNK di motor” (biasanya bawah jok) ataupun jadi satu dengan kunci kontak

7.  Saat ditinggal mudik lebaran nanti, sebaiknya motor dititipkan ditempat kerja yang ada scurity nya. (Kebetulan ditemat saya kerja memberikan pelayanan ini :D)

Demikian sedikit tips dari saya, bila mas & mbak ada tips lain monggo di sharing demi keamanan, Insya allah mendapat pahala 😀 . Amin.

Wassalam.

Penulis: sijidewe

Seneng sharing hal yang positif, khusunya terkait komputer, otomotif, kuliner dan lain-lain...

28 tanggapan untuk “Mendekati Lebaran, Awas marak Curanmor..!! [tips]”

  1. menghambat maling:buat bebek bergigi,jgn dinetralkan pas mesin mati..kalo yg semi otomatis akan lebih lama jika masuk gigi 2/3(biasane langsung nyendal trus mati kan)..klo yg manual 1 n 2 3 4 5 mungkin di top gear bisa menyulitkan…esin mati..kalo yg semi otomatis akan lebih lama jika masuk gigi 2/3(biasane langsung nyendal trus mati kan)..klo yg manual 1 n 2 3 4 5 mungkin di top gear bisa menyulitkan…

    Suka

      1. jarene yen mio. sekringe dicopot.kan gampang,gur ning cerak bagasi..tapi yen paham ko sistem elektrik stater sing kudu direm disik mungkin iso diakali juga

        Suka

    1. sipp.. ya sebagai salah satu usaha mas :D, kalau tetap ilang juga berarti belum rejeki (sambil berdoa diganti yang lebih bagus 😀 )

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s