Iklan
jump to navigation

Malu bertanya Sesat dijalan, kebanyakan tanya membuat otak tidak kreatif 20 April 2014

Posted by sijidewe in Hiburan, Pendidikan.
Tags: , , , , ,
trackback

Sore Mas & Mbak semua..

Sekarang jamannya Sosial media ada Facebook, Tweeter Twitter dll.. Manfaatnya banyak, untuk menyambung silaturahmi, yang jauh jadi dekat. ketemu teman lama, Reuni tanpa harus ketemu, sharing ilmu dan segala macamnya.. pokoknya joss banget.  Tetapi dibalik itu semua mudhorotnya juga banyak, Waktu habis hanya di depan komputer ataupun gadget, Silaturahmi yang dekat malah seolah menjadi jauh, Pergaulan Sosial jadi berkurang. Nah satu lagi mas & mbak mudhorotnya yaitu dengan adanya saosial media sebagai sarana sharing ilmu menjadikan Orang keseringan bertanya dan tidak mau repot melakukan experimen, yang alhasil hilangnya daya kreatifitas.

creative-genius-mindset-mind-map

Contoh kasus di sebuah group motor ada yang melakukan Modifikasi motor yang sudah disebutkan detail modifikasinya, ternyata masih banyak yang nanya-nanya. Kalau bertanya hanya sekedar proses dan hal yang memang belum dijelasin wajar, tetapi jika bertanya semua lini yang ndak wajar. Sama saja njiplak langsung modifikasi tersebut. BIla tidak sesuai langsung komplain ke yang sharing ilmu tersebut. Lha repot dong.

20121031-modif1-1

Jaman dulu sebelum maraknya media sosial seperti sekarang, misal ingin memodifikasi motor biasanya hanya melalui gambar entah googling ataupun modal dari tabloid. Dari situ imajinasi melayang.. langsung meluncur ke bengke langganan dan mengutarakan konsep modifikasi kepada mekanik. Disini timbul umpan balik antara mekanik dan si empunya motor. Pengennya seperti apa kesulitan dimana dan proses pengerjaan bersama-sama, si empunya motor punya inspirasi atau ide kreatif dan mekanik menuangkan ke hasil modifikasi tersebut.

Wess ayo buat kaula muda Tuangkan kreatifitasmu.. jangan Hanya sekedar contek dan tanya gimana-gimana.

Tulisan uneg-uneg alias curhat melihat fenonema di dunia maya :mrgreen:

Wassalam..

Iklan

Komentar»

1. anggiwirza - 20 April 2014

tweeter mah speaker. twitter baru media social 🙂 😀

Suka

sijidewe - 21 April 2014

wah sory pikiran lagi mbayangke speker aktif 😆

Suka

2. ipanase - 20 April 2014

nyimak lek

Suka

sijidewe - 21 April 2014

sok mangga gan

Suka

3. Aa Ikhwan - 21 April 2014

salah menjawab sesatkan orang 😀

Suka

sijidewe - 22 April 2014

buahaha bener..bener…

Suka


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: