Polisi Tidur ada Aturannya Bukan Seperti Tanggul

Kebetulan kemarin sempat ramai di Group Facebook perumahan karena adanya polisi tidur yang terlampau tinggi sehingga motor-motor pendek pada khususnya berjenis Matic akan susah untuk melewatinya dikarenakan nyangkut pada bagian bawah. Dengan Alasan keamanan lah warga membuat polisi tidur ini, karena ada pengendara yang ngebut dan menabrak bocah. Tapi menyulut emosi warga lain yang kebetulan aksesnya melewati jalan tersebut.
Setelah debat panjang akhir tidak ketahui endingnya karena saya tidak mengikuti sampai akhir 😆 dan tidak juga melewati jalan tersebut. polisi_tidur_by_siapagembonk

Namun terlepas kasus di atas pembuatan polisi tidur memang ada aturannya. Berapa tinggi dan lebarnya sudah ada standar baku. Bahkan Standar Internasional. Dalam keputusan Meteri Perhubungan Nomor : KM.3 Tahun 1994 tentang Alat Pengendali dan Pengaman Pemakai Jalan.

pasal 3 Ayat 1 : PEmbatasan Kecepatan merupakan kelengkapan tambahan jalan
yan berfungsi membuat pengendara mengurangi kecepatannya. Pasal 2
menyebutkan kelengkapan tambahan tersebut berupa  peninggian sebagian
badan jalan yang melintang terhadap sumbu jalan dengan Tinggi, lebar dan
kelandaian tertentu.

spesifikasi-polisi-tidur-dari-kepmenhub-no-3-tahun-1994

Kemudian pada Pasal 4 : Pembatasan kecepatan ditempatkan pada jalan
lingkungan Pemukiman, Jalan Lokal kelas IIIC dan pada jalan yang sedang
dilakukan Pekerjaan konstruksi.

eddd1e12d37ecee45f295bea7bc4e9dfeafed5d3-5689cea3da93739e054bc943

Pada Pasa 6 di atur secara teknis bentuk POlisi Tidur ini. Bentuk pembatas
jalan menyerupai Trapesium setinggi maksimal 12 cm. kedua sisi miring
mempunyai kelandaian yang sama 15 persen dan lebar datar pada bagian atas
minimum 15 cm. Pembuatan Pembatas Kecepatan atau polisi tidur ini menggunakan bahan yang
sama dengan bahan Jalan, atau menggunakan Karet. Bahan pembuatan harus
mempertimbangkan Keselamatan pengguna Jalan.

Nah… Ternyata tidak bisa seenaknya membuat polisi tidur atau pengurang kecepatan, jika melebihi standar tersebut mungkin bermaksud membuat tanggul.

Penulis: sijidewe

Seneng sharing hal yang positif, khusunya terkait komputer, otomotif, kuliner dan lain-lain...

2 tanggapan untuk “Polisi Tidur ada Aturannya Bukan Seperti Tanggul”

  1. Ada aturan yo percuma wong pemda ndak pernah nertibin jangankan di daerah di Jakarta aja banyak poldur yang dibikin seenak udele dhewe….

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s