Iklan
jump to navigation

Review Setahun Bercumbu Dengan Rem CBS (Combined Brake System) 2 Mei 2016

Posted by sijidewe in Berita, Opini Saya, otomotif.
Tags: , , , , , , ,
trackback

Kok Milih CBS (Combined Brake System)

review-rem-cbs-honda.jpg

Mungkin teknologi CBS pada motor honda sudah dari tahun 2010 yang saat itu di tanamkan di dalam Honda Vario Techno 110, Namun ternyata sya baru bisa ikut menikmatinya di tahun 2015 kemarin. Yakni pada Honda Beat Sporty ISS CBS. Untuk ISS nya sudah pernah saya review di sini.

Review Setahun Menggunkan Fitur ISS Honda, Tidak Cocok dipakai saat “ini” dan di “sini”

Lantas Apa Sih Kelebihan kekurangan Rem CBS menurut sijidewe.com

Mungkin sedikit kita flash back apa yang dimaksud rem CBS, Rem CBS atau Combined Brake System Mungkin kurang lebih yaitu menggabungkan Rem depan dan Rem belakang dengan komposisi tertentu yang membuat pengereman depan belakang cukup menarik 1 tuas. Atau mungkin sobat bisa melihat sistem pengereman pada mobil. Nah kurang lebih begitu 😀 . Tentunya rem depan di setting lebih pakem dibandingkan belakang. Mungkin Depan 70:30 Belakang. Kurang lebih begitu dengan bahasa sijdewe.com

Cara-Kerja-Combi-Brake-System

Dengan penggabungan antara rem depan dan rem belakang ini, sijidewe.com merasakan kesimpelan dalam melakukan pengereman. karena porsi pengereman sudah di tentukan. Jadi lebih Pede dalam melakukan pengereman. Bahkan **mohon jangan ditiru** sistem rem CBS ini menurut sijidewe.com sangat enak untuk melakukan late braking ketika ngalay hehe :mrgreen: karena pada waktu tertentu mungkin pas kebelet kadang suka sedikit ngalay 😆 .

Selain itu juga pengereman waktu kondisi menikung atau cornering juga lebih Pede, yang terpenting kondisi ban masih bagus atau sudah menggunakanban aftermarket yang memang lebih bagus dari standarnya.  kurang lebih itu nilai plus yang sijidewe.com rasakan. kemudian atau nilai minusnya..?

review-rem-cbs-honda-1.jpg

Minusnya untuk penyetingan jujur sijidewe.com belum bisa melakukan sendiri karena mungkin karena keterbatasan alat untuk membongkar. yang pasti sedikit lebih ribet karena harus membuka cover atas untuk meraih posisi master sistem CB (Combined Brake) nya. Nanti sambil sijidewe.com coba-coba lah karena kebetulan settingan rem sudah terlalu dalam 🙂 .

Semoga bermanfaat wassalam.

 

Iklan

Komentar»

1. sebarkan.org - 2 Mei 2016

Ngoahahaha.. Judulnya..mantapp..

Lagi heboh!! Pebasket Daniel Wenas ajak Anggita Sari jadi teman tidur http://tinyurl.com/j5cgfvr

Suka

2. nbsusanto - 2 Mei 2016

ra terlalu kroso mas, soale walau matic tetep dominan ngerem depan walau rem belakang tetep lebih kepake ketimbang gowo bebek/sport, lha cbs rasah kerjo porsine wis kejupuk rem depan secara manual, walau tetep berguna juga sih.. :mrgreen:

Suka

3. Amamoto - 2 Mei 2016

yaa lumayan laghhh, tapi di himbauanya tetap disuruh makek rem dua-duanya
http://roda2blog.com/2016/05/02/khas-motor-honda-saat-laris-dicaci-maki-ketika-mati-laris-dicari/

Suka

4. ms - 8 Mei 2016

nggak ada yang perlu seting untuk koponen cbs, jika sudah dalam cukup atur kerapatan rem belakang seperti pada umumnya

Suka

5. andaru - 10 Mei 2016

yang depan bukannya gak bias setel ya om? mungkin kampas rem cakram dah habis jaid yang depan dalem untuk rem nya
kalau yang belakang bias setel deket cvt sebelah kiri

http://andarupratomo.blogspot.co.id/2016/05/hati-hati-dengan-ojek-online-safety.html

Suka

6. yoga - 19 Mei 2016

Bukannya yg belakang dpt lebih banyak porsi pengereman daripada roda depan. Saat tuas rem kiri ditekan tdk terlalu dlm, equalizer akn menarik kawat rem belakang tapi jika tuas ditekan penuh, maka kawat rem yg terhubung ke rem depan akn ikut tertarik… Bisa jadi rem belakang belum disetel, soalnya dari pabrikan rem belakang tdk begitu pakem. Karena saat pakai Tuas Pengunci Rem/ Brake Lock ditanjakan, motor tetap mundur kebelakang. Saya setel kekencangannya, sampai Brake Lock benar2 berfungsi saat dipakai. Jadi rem belakang akn jadi lebih pakem. Rem depan tdk perlu disetel. Soalnya ada penahan di tuas penariknya ( yg ada pegasnya. Jadi rem depan hanya dpt porsi sedikit, kalau ingin pakem lagi harus pakai kedua rem. Saya selama pakai Vario 125 LED saya,CBS lumayan pakem, saking pakemnya, saya sering pakai tuas rem kiri jarang pakai tuas rem kanan kecuali saat rem mendadak..

Suka

sijidewe - 19 Mei 2016

normalnya rem depan lebih banyak mas.. 70:30 atau 80:20 belakang hanya balance saja

Suka

ms - 24 Mei 2016

demi keamanan cbs lebih dominan rem belakang, tapi bagi yg mahir bisa dengan mengkombinasikan dg rem depan.

jika cbs dominan rem depan, alamat nyungsep ketika tikungan/jalanan licin.

Suka

7. kalimalang rider - 21 Mei 2016
8. mobil honda semarang - 7 Juli 2016

nyimak ajalah, kurang paham sama yang beginian

Suka

9. jual klakson telolet - 22 September 2016

istimewa tenan kang

Suka


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: