Menambah kegantengan Old CBR150R

Sugeng Enjang Mas & mbak..

Bagi sebagian biker terutama yang sudah pernah mencoba tentunya tahu seberasa dahsyat power Old CBR150R untuk sekelasnya (jadi jangan dibandingkan dengan yang 250 CC apalagi 2 cylinder yakk..) Bentuknya yang racing habiss pokoknya.. sepertinya bakal exist sampai waktu yang lama seperti halnya NSR SP.

Disini saya mencoba sedikit utak atik murah meriah untuk meningkatkan top speed kegantengan dan hanya untuk pemula seperti saya 😆 .   Apa itu..? Yeah memasang Rear Hunger di old CBR150R.  menggunakan rear hunger Jupiter MX yang murah meriah dan cara pemasangannya pun gampang.  Hanya perlu Menambahkan Plat sedikit saja, kurang lebih 2-3 cm, atau bisa menggunakan plat bolong-bolong (berlubang) yang biasa dijual ditoko variasi.

Tetapi mohon maaf photo penampakan proses pemasangan tidak ada, kebetulan microSD corrupt ndak bisa di kembalikan lagi file lamanya. Adapun hasil pemasangannya sebagai berikut.

rearhunge-cbr150r-kiri-palt
rearhunge-cbr150r-kiri-palt

Lanjutkan membaca “Menambah kegantengan Old CBR150R”

Modifikasi Iseng – Buat sendiri Stop Lamp Led (Honda CS1)

Dear All..

Semoga sedulur semua selalu dalam Lindungan-Nya.  Beberapa waktu lalu, untuk mempercantik tunggangan saya memasang Stop Lamp Led yang saya dapat dengan membeli jadi alias tinggal pasang.  Seiring berjalannya waktu, dengan penggunaan sehari-hari, 7 dari 21 lampu mati.  Endingnya awal bulan kemarin mati semua, setelah cek ternyata kabelnya putus, saat memperbaiki kabel sekalian buka semua untuk mengecek kenapa ke 7 lampu mati, padahal untuk lampu led biasanya lifetimenya lama.  Ternyata ada beberapa kaki komponen & solderan patah. Karena malas memperbaiki timbul ide kenapa tidak bikin sendiri lagi saja 💡 .

Yup, konsepnya ingin seperti pada mobil (pernah lihat di jazz kalau tidak salah). Ada dua jalur lampu, saat standby bagian bawah menyala, dan saat rem bagian bawah dan bagian atas menyala (menyala semua).  Komponen yang saya Gunakan Cukup murah meriah, yaitu : Lanjutkan membaca “Modifikasi Iseng – Buat sendiri Stop Lamp Led (Honda CS1)”

Modif CS1 Ayam Jago (Sonic Wannabe)

Dear All..

Masih ingatkan sedulur semua mengenai postingan saya yang ini. Yach akhirnya setelah banyak berpikir & disertai galau juga, saya yang ikut keracunan model ayago akhirnya memasukkan CS1 saya ke Rumah Sakit untuk Operasi Plastik.  Yupp Operasi Modif CS1 menjadi Ayam Jago. :).  Waktu yang dibutuhkan lumayan lama juga, dari rencana awal perkiraan cuma 3-4 hari ternyata molor sampai 2 minggu karena berbagai hal.

Terus apa saja ubahan yan diperlukan untuk Modif CS1 Ayam Jago ini? akan coba saya beberkan apa saja yang diperlukan & beberapa bagian yang dirubah pada CS1 saya. Berikut beberapa Part yan diperlukan : Lanjutkan membaca “Modif CS1 Ayam Jago (Sonic Wannabe)”

Modif Ringan – Pasang Stop Lamp “LED” pada CS1

Dear All..

Setelah beberapa waktu yang lumayan lama semedi & tidak membrojolkan artikel 😀 kali ini saya kembali dengan artikel modif ringan di CS1 saya beberapa waktu lalu.

Dari pertama memelihara motor ini terhitung sudah 3 kali lampu rem mati, terhitung sering, karena motor saya sebelumnya Supra X 125 sudah 3 tahun belum mati.  Untuk yang terakhir kemarin sudah mati kurang lebih 1 bulanan saya diemkan saja, pas kepikiran untuk mengganti ke Be-Res kok di Wall salah satu rekan yaitu Bro Mr_Longs alias Bro Yayang memasang stop lamp pakai lampu led. Hmm jadi kelihatan keren pakai stop lamp tersebut. PM sent..!! menanyakan dimana beli & berapa harganya. Siip ketemu deh LED CUSTOMS yang bermarkas di jakarta Timur ini.  Sedikit tanya-tanya tentang lampu tersebut cocok langsung order. Kebetulan salah satu teman CS1 ada yang minat juga jadi langsung request 2 pcs. 5 Hari setelah request pesanan diterima via titipan kilat (agak lama karena kebetulan terpotong hari libur sabtu-minggu). karena tidak sabar  sepulang glidik langsung bongkar motor modal obeng harga 10 ribu ^_^.

ditrondoli lepas spakbor
kayaknya malah gantengan trondol gini :mrgreen:

Trondol seperti gambar diatas seperti lebih racy.. tapi siap-siap ditimpuk kampezzz sama diteriakin “alayyyyy”  👿 Lanjutkan membaca “Modif Ringan – Pasang Stop Lamp “LED” pada CS1″

Modifikasi Ringan – Ubahan Ringan New Megapro untuk Melawan Byson

Dear All..
Beberapa waktu kemarin saat saya ke rumah teman untuk meninggikan shock breaker CS1, disana ada 1 ekor New Megapro merah yang minta dimodifikasi. Ternyata minta untuk di buat lebih kekar agar tidak kalah keren dibanding lawan dari kandang sebelah yaitu Byson. Kita tahu gudel eh Byson, dengan diameter Front Fork 41 mm di tunjang Ban ukuran Jumbo pasti membuat mata terpesona dengan kekekaran otot kaki-kakinya, sedangakan untuk NPM hanya diameter 31 mm. (foto didapat di parkiran tempat kerja, saat pengerjaan dan test ride lupa karena sibuk mbongkar motor sendiri :mrgreen: )

Dari samping, lumayan kan 🙂 sebelah kiri nyempil dikit motor keren warna silver :mrgreen:

Si empunya yang kebetulan juga ternyata teman satu pabrik, hanya mau bagian kakinya saja yang dimodifikasi, untuk body katanya sudah cukup lumayan manteb, imbanglah dibanding si Byson. Akhirnya rombak kaki – kaki dengan Velg dan ban yang lebih lebar plus Rear Disk Breake (yang versi SW jadi belum ada RDB nya). Dipilih Velg lebar merek Power dibalut ban depan ukutan 110/70 dan belakang 130/70 merk Corsa. Spakbor depan diganti variasi milik Ninja 250.

View Samping dengan angle berbeda

Setelah dipasang kesan kekar mulai terlihat, untuk dibandingkan dengan Byson sudah lumayanlan si NMP ini, biarpun bagian Front Fork nya masih kurang besar. Untuk menambah aksen Street Fighternya diganti stang dengan model Fatbar merk Renthal (tau deh ini aseli atau palesu).

Stang Renthal (kurang tau aseli atau asepal 🙂 )

NMP merah ini sudah lumayan yahud, sekarang nyoba handling kebetulan saya harus beli Baut untuk tambahan dipeninggi Shock Absorber CS1 saya. Dengan sedikit malu-malu kucing saya minjam kunci kepada si empunya, “nyobain yo mas” kataku. “nggih mas, monggo di geber mawon” sahutnya. sipp lah :D. Saat akselerasi pertama memang sedikit turun tenaganya aga berat tetapi tidak begitu ngaruh lah yang penting tampang keren 🙂 , cuma stangnya yang bikin pegel karena saya tidak biasa pakai model lebar begini. Suara knalpot yang ngebass alus mengiringi menuju jalan raya. Tarik throtle wesss sip lah lumayan tenaga tidak berkurang jauh. Saat mau cornering sekk.sek.sekk ngerem saja ngeri rek ndak biasa pakai stang lebar. Satu putaran cukuplah namanya juga nyicip, karena juga harus ke warung beli baut.

Narsis dikit boleh ya.. 🙂 kondisi NMP sebelum di poles.
Secara Overall Cukup OK lah secara tampilan dan tenaga juga tidak terallu merosot (IMHO).
Maaf bila gambarnya tidak lengkap, pas proses dan nyoba tidak kepikiran foto-foto karena sibuk sendiri & tangan juga belepotan kotoran mbongkar si CS1 silver 🙂

Monggo, buat mas / mbak yang pengen tampilan NMP nya biar lebih keren bisa di coba 😀 .

(diunggah melalui email)

Modifikasi Ringan – Meninggikan Shock Belakang CS1

Dear All..
Dari sejak pertama kali memakai CS1 keluhan yang saya rasakan yaitu Ground Clearance atau jarak terdekat ke tanah yang rendah, cuma 130 mm. Alhasil sering kali melibas polisi tidur sambil berboncengan hampir pasti knalpot nyangkut. Lama-lama kuatir juga knalpot jebol. Kepikiran untuk meninggikan shock belakang, tapi ternyata setelah muter-muter ke toko variasi dan bengkel belum ada yang khusus buat CS1, biarpun ketemu juga produk PO*H (saya pribadi kurang yakin dengan variasi ini) tapi tidak jadi dipakai karena setelah di ukur naiknya akan melebihi batas aman, dan bahan dasarnya sendiri sepertinya kurang kuat hanya berupa plat setebal +/- 2 mm.

Setelah konsultasi dengan teman, akhirnya nekad untuk trial & Error memakai peninggi untuk jupiter MX dengan sedikit modifikasi pada salah satu plat (dicoak). kenapa saya memilih peninggi shock jupiter MX karena bahan yang dipakai lumayan tebal, dan masih memungkinkan shock absorber untuk mengayun dan bertugas sebagaimana mestinya.

Pertama Mulai bongkar body, ternyata agak susah juga karena banyak baut dan bagian body yang harus di lepas, belum lagi tempat cadangan air radiator dan filter menutupi as bagian atas. Selanjutnya lepas shock absorber dari dudukan / as yang atas (untuk yang bawah terlalu presisi sehingga susah untuk di beri tambahan / ganjal). Motor di standar tengah dengan tambahan balok kau dibawahnya agar lebih tinggi.
Mulai simulasi pemasangan plat peninggi shock, mencari posisi yang paling nyaman, tidak terlalu tinggi. Dan di dapat posisi seperti gambar dibawah.


Tetapi setelah dipasang baut masih ada masalah, yaitu ujung peninggi shock bagian kiri berbenturan dengan saluran dari tangki BBM. untuk mengakalinya pada ujung peninggi sebelah kiri yang berbenturan dicoak sedikit. Pemasangan mur lumayan susah karena letaknya yang sangat nyempil di tengah rangka dan di bagian kanan ketutup box filter. Setelah beberapa kali berjuang akhirnya terpasang juga.


Dirasa sudah cukup kuat pasang kembali semua body motor, disini saya sendiri cukup keder juga karena beberapa baut salah pasang 😀 beberapa body sudah dipasang ternyata ada baut yang tidak cocok, ya udah bongkar lagi buat nyari batu yang tepat :-D. Setelah semua terpasang siap pakai, satu lagi masalah yaitu standar tengah menggantung. Untuk mengatasinya ditambahkan bearing 2 biji di masing-masing kaki standar, hmm lumayan bisa buat berdiri biarpun ban belakang susah di putar.


Roda Tidak Bisa Diputar 😀

Buat ngetest hasilnya coba enjot-enjot 2 orang yang ukurannya oversize 🙂 (Lupa tidak di photo) .. stabil tidak somplak, terus coba untuk jalan ngebut, perlu penyesuaian juga karena posisi riding sedikit berubah, buat nikung tajam masih stabil.. sip Alhamdulillah. Setelah itu dicoba boncengan dengan rute agak jauh ternyata luamyan repot juga karena cenderung boncengar akan melorot kedepan bila ngerem (kebetulan pas nyoba yang jadi boncenger istri ).

Secara pribadi okelah, lumayan biarpun sedikit jinjit balet 😛 , mungkin bisa dicoba mas bro / mbak sist yang pengen CS1 nya agak nungging sedikit.

**tapi bagaimanapun juga paling nyaman ya standar**

Trend Motor Classic , Retro tapi Modern.. (Menurut Saya..)

Dear All..

Trend motor klasik modern atau retro modern sekarang telah mewabah, bukan cuma sekedar modif ganti atau spion ganti lampu sein, bahkan salah satu ATPM sudah ngeluarin yang bener – benar secara desain retro dari pabrikan siapa lagi kalau bukan “Scoopy.. Scoopy..Scoopy” (baca scoopy-nya sambil nyanyi kaya di iklan ya.. jangan kaya baca puisi 😀 ).

Tetapi saya pribadi baru bisa menyebut yang benar-benar motor retro modern atau bahkan jadul modern setelah lihat motor ini, monggo cekidot mas bro :

Alhamdulillah seorang teman berkenan motornya diliput, Terima kasih kepada Bro Asep N, beliau salah satu anggota CHABe (Club Honda antik Bekasi, maaf kalau penulisannya salah).

Berbekal honda C70 keluaran tahun 1978 jadilah sebuah motor Jadul namun Bengis bin Sadis.

Lanjutkan membaca “Trend Motor Classic , Retro tapi Modern.. (Menurut Saya..)”