Bukan Kuning Tapi Kini Lampu Hijau harus hati-hati

masih ingat lagu anak-anak Bro sist .. yang biasa dinyanyikan saat TK atau mungkin anak atau adik kita menyanyikannya.

Merah berhenti … kuning hati-hati … hijau jalan lagi …. ๐Ÿ˜€

3146405_20140323021249

Dengan lagu itu anak saya yang kecil kadang bertanya ketika di traffik light saat lampu merah ada bilang. “pak itu kok ga berhenti..’ :mrgreen: . Lanjutkan membaca “Bukan Kuning Tapi Kini Lampu Hijau harus hati-hati”

Dilematisasi Polisi Cepek atau Pak Ogah

Pasti mbak mas semua sering ketemu dengan yang namanya pak ogah atau polisi cepek. Yang sering mangkal di perempatan tanpa Lampu lalu lintas atau di Putaran jalan dua arah.

image

Khususnya yang menggunakan mobil seperti harus menyiapkan recehan minimal gopek atau 500 rupiah untuk pak ogah ini, bisa di hitung berapa misal sehari ketemu 4x selama sebulan ๐Ÿ˜† . Lanjutkan membaca “Dilematisasi Polisi Cepek atau Pak Ogah”

Kepedulian Masyarakat dengan Lampu Merah (APILL)

Lampu merah yang sejatinya sebagai pokayoke atau alat pelindung bagi pengendara atau pengguna Jalan. Tapi mungkin pembaca sekalian yang hidup di Jabodetak paham sejauh mana fungsi lampu merah atau APILL hehe..
Nah saya kutip dari FB Teman Akun Sugeng Riyanto. Kepedulian Masyarakat yang jengkel karena Lampu Merah APILL sudah lama rusak tidak berfungsi tapi belum juga diperbaiki. lihat gambar dibawah

image

Artinya Kurang lebih ” Pak lampu merahnya di loakin saja (dikilokan) kalau tidak dibetulkan, Bikin Bahaya saja” :mrgreen:

Kertas diatas infonya ditempel di salah satu sudut kota wates, kulon Progo, Yogyakarta. Pastinya sangat rawan dan berbahaya jika sebuah perempatan Tapi tidak ada lampu pengatur lalu lintas.. Mumet-ndhase brosis ๐Ÿ™‚

Lebih Baik Menunggu 2 Jam daripada terlambat 1 menit

Masih terngiang mas bro sebuat plakat terbuat dari kayu di pintu gerbang Sekolah Menengah pertama (SMP) saya dulu. “Lebih baik Menunggu 2 Jam dari pada terlambat 1 menit” . kalau dipikir ngapain capek-capek nunggu 2 jam, cuma agar tidak terlambat 1 menit. tapi itulah kiasan untuk aktifitas kita.

pengendara-motor1
Arsip lama.. copas dari google

Memang setelah saya fahami benar juga adanya sloganย “Lebih baik Menunggu 2 Jam dari pada terlambat 1 menit” ini. Dalam beraktifitas kita mempersiapkan lebih awal tidak akan terburu-buru, termasuk berangkat sekolah, kerja ataupun aktifitas lainnya. Berangkat bisa lebih santai pikiran tenang.

lalu-lintas-01
pinjem dari om stephenlangitan

Apa jadinya jika berangkat Sekolah/Kerja/Ngapel/Janjian 15 menit sebelum “Deadline” . pasti p[ikiran panas kemrungsung, segala cara akan ditempuh, termasuk ambil jalur lawan, lawan arus, srobot lampu merah dll. Mujur Alhamdulillah kalau selamat sampai tujuan walaupun berapa orang yang kita dhalimi karena mengambil hak mereka (ambil jalur orang lain). Kalau Apes..? Wassalam

Semua masalah mindset dan kebiasaan masbro. Ga harus 2 jam yang penting kita setting waktu aman. Selamat Berhari Jum’at.

Lampu merah dilakban, Menggandaikan keselamatan Orang Banyak demi kepentingan

Selamat Pagi BRo & sis.. Semoga sehat selalu

Mohon maaf sepertinya seminggu ini blog ini akan sedikit keluar artikel karena kebetulan minggu ini sedang padat oleh aktifitas pekerjaan, mungkin hanya artikel-artikel ringan saja.

Pagi-pagi buka Facebook mata terbelalak mas bro membaca postingan dari Pak Ritongan (Mora H. Ritonga) yang menginfokan sebuah kejadian janggal Yakni Sebuah Lampu merah di salah satu sudut Bogor Lampu merahnya di Tutup Lakban, dan di situ terlihat “Pak ย Ogah” yang sedang mengatur lalu lintas yang terlihat semrawut.. Apapula ini… Padahal di sebelahnya ada pak polisi juga.

1393904_10203805023319588_8052376272659528795_n

Apa karena Demi kepentingan sepihak (Pak ogah) yang mencari sesuap nasi dari recehan yang diberikan pengendara sehingga rela melakban lampu merah. Dan menggadaikan keselamatan banyak orang.. ๐Ÿ˜ฎ mengerikan mas bro & sis..

Mudah-mudaha pihak polantas pusat membaca ini dan mengambil tindak lanjutnya..

Selamat beraktifitas

Wassalam