The Power Of Overbore Engine Honda CS1

Dear All..

Alhamdulillah masih diberikan kesempatan menulis lagi, sebelumnya mohon maaf kepada sedulur semua kalau lama tidak ada artikel & kadang comment blum dibalas. Yah karena kesibukan di dunia nyata dan belum ada inspirasi nulis. (saat ini bahasannya terlalu mainstream karena hampir semua blog motor kok mbahasnya sama hihihi).

“Kembali ke laptop” kali ini saya mencoba menggali kehebatan tersembunyi dari sebuah mesin Overbore. Memang sering sekali nemuin trit di forum atau artikel mengatakan Mesin CS1 yang hanya 125 cc, memiliki power yang lumayan besar.  Mesin CS1 sendiri mempunyai karakter overbore dimana lebar penampang Piston lebih besar dibandingkan panjang Stroke.  Diameter piston : 58 mm dan mempunyai stroke : 47.2 mm (seperti CBR150 dan CB150R). nah dari angka tersebut dapat dihitung maximal RPM dengan rumus, dimana batas aman laju piston adalah 21 m/s (sumber blog begawan color ijo  : 5osial.wp.com).

Rumus RPM : (60 x 21) / (2 x Panjang strok dalam meter),==>> (60 x 21) / (2 x 0.0472) = 13.347,4576 (dibulatkan 13.347,5). jadi CS1 mempunyai batas aman kitiran mesin sampai dengan 13.347 RPM atau anggap saja 13.000 RPM . 😀 waw.. lumayan tinggi untuk ukuran mesin 125 cc.  Sedangkan untuk limiternya Honda CS1 ada di 11.250 RPM (CMIIW). Lanjutkan membaca “The Power Of Overbore Engine Honda CS1”

Komparasi sampai ngotot-ngotot pentingkah..??

Dear All..

Blogger Senin – kamis came back :mrgreen: , beberapa waktu lalu di beberapa blog papan atas negeri ini sempat sedikit hot karena sebuah komparasi kendaraan roda 2 berjenis bebek yang dilakukan salah satu media online & cetak.  Mungkin karena dirasa oleh pembaca yang mana memiliki salah satu dari kendaraan tersebut kurang atau tidak sesuai dengan hasil yang mereka dapatkan.

Bro Adi BLack Kaizer SevenfoLdism – Sukoharjo spek : mesin standar

Terlepas dari benar atau tidaknya hasil komparasi tersebut ya “mana ane tahu, emang ane fikirin” :mrgreen: bercanda mas bro. Memang sih buat apa kita ngotot adu argument yang mana semua itu kita tidak tahu bagaimana cara pengetesannya, terus faktor-faktor apa saja yang berpengaruh (termasuk faktor “X” mungkin).  Dan terlebih hasil tersebut tidak sesuai dengan pengalaman kita pribadi, misal kendaraan kita bisa 200 Kpj di situ kok tertulis cuma 199 kpj?? Wuh panasss 😆 . ….Slow saja mas bro….. Lanjutkan membaca “Komparasi sampai ngotot-ngotot pentingkah..??”