Iklan
jump to navigation

Motor Naik ke Trotoar berarti siap Masuk penjara 1 Juni 2016

Posted by sijidewe in Berita, Opini Saya.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
trackback

1231146Screen-Shot-2016-05-03-at-12.28-.37-PM-780x390

Mungkin sudah terlanjur mendarah daging kali ya sob.. Dengan style Pemotor di Indonesia. Naik Trotoar, melawan Arus, Trobos lampu merah.. Ahh itu sudah biasa yang penting banyak temennya. “Biasanya juga ga papa kok……”. Nah lohh..  Saya sendiri yang juga pemotor sering merasa geregetan sendiri dengan perilaku seperti itu.. Bukannya sok tapi ya gimana ya… au ahh….

Perilaku paling jaman yaitu mengambil hak pejalan kaki seperti naik Trotoar dan Berhenti di Garis Zebra Cross menjadi hal yang tidak tabu lagi. Bahkan sampai ada Video di youtube seorang pemuda yang sering maki-maki pengendara motor yang berhenti di Garis Zebra Cross. Sebenarnya apa sih susahnya berhenti dibelakang Garis.

Padahal kalau menilik pada Undang-Udang No 22 Tahun 2009, Pada pasal 106 ayat dua dituliskan, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengutamakan keselamatan pejalan kaki dan pesepeda.

Kemudian untuk yang mengabaikan peraturan tersebut ada hadiahnya.. Ini ada di pasal 284, di mana setiap pengemudi yang tidak mengutamakan keselamatan pejalan kaki atau pesepeda sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat dua, dipidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500.000.

Tapi mungkin belum banyak yang tahu kalau dendanya lumayan bahkan dipenjara juga. sedangkan Hak pejalan kaki apa saja sih..?

hak pejalan kaki di jalan sudah dijabarkan dalam pasal 131 ayat satu sampai tiga.

1. Pejalan kaki berhak atas ketersediaan fasilitas pendukung yang berupa trotoar, tempat penyeberangan, dan fasilitas lain.

2. Pejalan kaki berhak mendapatkan prioritas pada saat menyeberang jalan di tempat penyeberangan.

3. Dalam hal belum tersedia fasilitas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), pejalan kaki berhak menyeberang di tempat yang dipilih dengan memperhatikan keselamatan dirinya.

penulis menujukan artikel ini kepada seseorang di dalam cermin di depannya.. ~_~

sumber : http://otomotif.kompas.com/read/2016/06/01/120200215/Motor.Nekat.Naik.Trotoar.Siap-siap.Dipenjara

Iklan

Komentar»

1. Mas Sayur - 1 Juni 2016

Hmmm…
Kembali pada kesadaran diri masing masing,lik…
Kalau nggak ya susah … 😦

Suka

sijidewe - 1 Juni 2016

udah kebanyakan mas.. ga ada yang sadar T.T

Suka

2. gilaroda2ga - 1 Juni 2016

Harus dibiasakan trotoar naik motor….

Suka

sijidewe - 1 Juni 2016

waduhhh

Suka

3. sebarkan.org - 2 Juni 2016
4. Honda Mobil Jakarta - 2 Juni 2016

Waduh Bahaya !!
Diskon Promo Honda 2016

Suka

5. obat penumbuh jenggot secara cepat - 4 Juni 2016

kalo uda habit tertib gak bakal naik ke trotoar

Suka

6. kredit mobil honda semarang - 7 Juli 2016

yahhh gitulah pengendara motor di Indonesia, mayoritas pada arogan

Suka

ashabol - 3 September 2016

maklum pengendara motor indonesia suka trabas seperti motocoros hahaha

Suka

7. klakson telolet mobil - 22 September 2016

masih banyak fenomena semacam ini

Suka


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: